Senin, 19 Maret 2012

pengertian drama menurut para ahli

Pengertian Drama
Drama berarti perbuatan, tindakan. Berasal dari bahasa Yunani “draomai” yang berarti berbuat, berlaku, bertindak dan sebagainya. Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak. Konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama (Wiyanto, 2002:1-2).
Menurut Kintoko (2008:104, Ardiyansyah) drama adalah proses pemeranan diri kita menjadi seseorang yang harus diperankan di dalam pementasan. Drama adalah kehidupan sehari hari yang di pentaskan dengan sistematis dan menarik.
Menurut Zaidan (1994: 60) drama adalah ragam sastra dalam bentuk dialog yang dimaksudkan untuk dipertunjukkan di atas pentas.
 Drama bisa diwujudkan dengan berbagai media: di atas panggung, film, dan atau televisi. Drama juga terkadang dikombinasikan dengan musik dan tarian, sebagaimana sebuah opera (Wiyanto, 2002:1-2).
Menurut Aeschylus (2008: 26, Karsito) drama berasal dari bahasa Yunani “draomai” yang berarti berbuat, berlaku, bertindak dan sebagainya. Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak. Drama juga berarti risalah, kejadian, atau karangan.

Sabtu, 10 Maret 2012

Sakurairo Maukoro (Mayumi Itsuwa) versi kanji


作詞: 川江美奈子 作曲: 川江美奈子
桜色舞うころ, 私はひとり

押さえきれぬ胸に 立ち尽くしてた

若葉色 萌ゆれば 想いあふれて

すべてを見失い あなたへ流れた

めぐる木々たちだけが

ふたりを見ていたの

ひとどころにはとどまれないと

そっとおしえながら

枯葉色 染めてく あなたのとなり

移るいゆく日々が 愛へと変るの

どうか木々たちだけは

この想いを守って

もう一度だけふたりの上で

そっと葉を揺らして

やがて季節はふたりを

どこへ運んでゆくの

ただひとつだけ 確かな今を

そっと抱きしめていた

雪化粧 まどえは 想いはぐれて

足跡も消してく 音無きいたずら

どうか木々たちだけは

この想いを守って

「永遠」の中ふたりとどめて

ここに 生き続けて

めぐる木々たちだけが

ふたりを見ていたの

ひとどころにはとどまれないと

そっとおしえながら

桜色舞うころ, 私はひとり

あなたへの想いを かみしめたまま

Sakurairo Maukoro (Mayumi Itsuwa) versi latin


Sakurairo maukoro, watashi wa hitori

Osae kirenu mune ni tachi tsuku shiteta

Wakabairo moyureba omoi afurete

Subete wo miushinai anata he nagareta

Meguru kigi tachi dakega

Futari wo miteita no

Hito dokoro ni wa todomare nai to

Sotto oshie nagara

Karehairo someteku anata no tonari

Utsurui yuku hibi ga ai he to kawaru no

Douka kigi tachi dake wa

Kono omoi wo mamotte

Mou ichido dake futari no uede

Sotto ha wo yurashite

Yagate toki wa futari wo

Doko he yakonde yuku no

Tada hitotsu dake tashikana ima wo

Sotto dakishimeteita

Yuki keshou madoe wa omoi hagurete

Ashiato mo keshiteku otonaki itazura

Douka kigi tachi dake wa

Kono omoi wo mamotte

“Eien” no naka futari todomete

Koko ni iki tsudukete

Meguru kigi tachi dakega

Futari wo miteita no

Hito dokoro ni wa todomare nai to

Sotto oshie nagara

Sakurairo maukoro, watashi wa hitori

Anata he no omoi wo kamishimeta mama

Senin, 05 Maret 2012


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan      : SMA 
Mata Pelajaran            : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Semester           : XI IPS/ 2
Alokasi Waktu            : 4x45 menit

Standar Kompetensi :
16. Menulis naskah  drama
Kompetensi dasar:
16.1Mendeskripsikan perilaku manusia melalui dialog naskah drama
Indikator:
· Menulis teks drama dengan menggunakan bahasa yang sesuai untuk:
· Mendeskripsikan perilaku manusia melalui dialog
· Menghidupkan konflik
· Memunculkan penampilan (performance)

1. Tujuan pembelajaran
Siswa mampu menulis naskah drama dengan bahasa sesuai untuk mendeskripsikan perilaku manusia melalui
2. Materi Ajar
Teks drama
Unsur-unsur intrinsik drama (tema, penokohan, dan konflik).
3. Model : Konsturuktivisme.
Strategi : ceramah, diskusi, dan inkuiri.
Pendekatan : Kelompok, dan individual.
4. KKM : 7,5.
5. Langkah-langkah Pembelajaran
I. Pendahuluan
Apersepsi
• Guru memberi salam, dan berdoa sebelum belajar.
• Guru mengabsen.
• Guru mempersilahkan peserta didik untuk mempersiapkan diri dalam pembelajaran.
Motivasi
• Guru menjelaskan kompetensi dasar yang harus dicapai.
• Guru memberikan pendahuluan tentang drama.
II. Inti
Eksplorasi 
• Guru memberikan pertanyaan pancingan yang terkait dengan drama.
• Peserta didik distimulus berupa pemberian materi drama, dan unsur-unsur struktur
drama.
Elaborasi 
• Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang materi drama, unsur-unsur intrinsik drama, dan penggunaan media gambar berseri sebagai alat bantu dalam menulis naskah drama.
• Peserta didik menulis sebuah naskah drama dengan bahasa yang sesuai untuk:
o   mendeskripsikan perilaku manusia melalui dialog,
o   menghidupkan konflik,
o   memunculkan penampilan (performance), dan
o   sesuai dengan media gambar.
Konfirmasi
• Menjelasan tentang materi drama, unsur-unsur intrinsik drama, dan penggunaan media gambar berseri sebagai alat bantu dalam menulis naskah drama.
III. Penutup 
Penguatan keterampilan berupa refleksi.
Guru memberi salam.
6. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar
• Alat: 
• Bahan: buku penunjang yang terkait dengan materi, Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia untuk kelas XI SMA/ MA Program IPA dan IPS karangan Adi Abdul Somad, dkk., dan Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia kelas XI Program Bahasa karangan Nunung Yuli Eti, dkk.
• Sumber: http://mbahbrata.wordpress.com/2008/09/25/naskah-drama-jaka-kendhil
mencari-cinta/ 
• Drama: Teori dan Pengajarannya karangan Herman J. Waluyo.
7. Prosedur Penilaian
• Teknik: tes tulis
• Bentuk: tes uraian
• Soal:
Buatlah sebuah naskah drama bahasa yang sesuai dengan gambar!

 
• Materi pembelajaran:
  • Pengertian drama.
Kata “drama” berasal dari bahasa Yunani draomai yang berarti berbuat, berlaku, bertindak, beraksi, dan sebagainya. Drama berarti perbuatan, tindakan atau action (Harymawan, 1988:1).
  • Unsur intrinsik drama (tema, penokohan,dan konflik).
Tema 
Tema cerita adalah pokok pikiran dalam sebuah karangan. Atau, dapat diartikan pula sebagai dasar cerita yang ingin disampaikan oleh penulisnya (Lutters, 2006:41).
Tema drama harus disesuaikan dengan penonton. Jika drama ditujukan kepada pelajar, maka tema ceritanya juga harus sarat dengan pendidikan. Jangan sampai tema yang disajikan justru menjerumuskan pelajar sebagai penonton pada hal-hal yang tidak edukatif.
Penokohan
Penokohan/ karakter pelaku utama adalah pelukisan karakter/ kepribadian pelaku utama. Lutters ( 2006: 81) membagi tokoh/ peran menurut sifatnya dalam tiga hal berikut.
a)      Peran Protagonis
Peran protagonis adalah peran yang harus mewakili hal-hal positif dalam kebutuhan cerita. Peran ini biasanya cenderung menjadi tokoh yang disakiti, baik, dan menderita sehingga akan menimbulkan simpati bagi penontonnya. Peran protagonis ini biasanya menjadi tokoh sentral, yaitu tokoh yang menentukan gerak adegan.
b)      Peran Antagonis
Peran antagonis adalah kebalikan dari peran protagonis. Peran ini adalah peran yang harus mewakili hal-hal negatif dalam kebutuhan cerita. Peran ini biasanya cenderung menjadi tokoh yang menyakiti tokoh protagonis. Dia adalah tokoh yang jahat sehingga akan menimbulkan rasa benci atau antipasti penonton.
c)      Peran Tritagonis
Peran tritagonis adalah peran pendamping, baik untuk peran protagonis maupun antagonis. Peran ini bisa menjadi pendukung atau penentang tokoh sentral, tetapi juga bisa menjadi penengah atau perantara tokoh sentral. Posisinya menjadi pembela tokoh yang didampinginya. Peran ini termasuk peran pembantu utama.
konflik
konflik dalam naskah drama, adalah satu komplikasi yang bergerak pada satu klimaks atau bagian alur yang menggambarkan pertentangan-pertentangan yang dialami tokoh, maupun pertentangan-pertentangan yang terjadi di luar tokoh yang dimaksudkan sebagai penggambaran yang diberikan oleh pengarang agar pembaca menduga-duga perkembangan cerita selanjutnya.




Rabu, 29 Februari 2012

Ryn Cherry Belle

Dan sekarang kembali berhayal tingkat dewa...andai dia mau jadi pacarku...hahahh....menghayalnya makin parah






Chrsty Cherrybelle

Andai dia mau jadi pacarku...pasti bahagialah hatiku...dan senanglah hidupku setiap harinya...hahahh...hayalan tingkat dewa...



Kamis, 09 Februari 2012

Mario Teguh

Engkau jiwa baik yang sedang patah hati,

kakakmu pilihkan lirik lagu How Could An Angel Break My Heart dari Toni Braxton untuk kau senandungkan dalam hatimu yang sedang membutuhkan kelembutan itu …

Adikku, bersabarlah ya?

Marilah kita mendekatkan hati, dan mengunduh pelajaran bagi kemuliaan jiwamu karena pengecewaan hati baikmu itu.

-----------------

How Could An Angel Break My Heart
Toni Braxton

Ku dengar dia menyanyikan lagu pengantar tidur
Ku dengar dia menyanyikannya dari dalam hatinya
Itu membuatku merasa seperti aku akan mati
Karena lagu pengantar tidur itu milikku

Aku dengar dia menutup lagu itu dengan kecupan
Dengan lembut dia mengecup bibir cherry wanita itu
Sulit bagiku untuk mempercayai itu
Karena kecupan itu milikku

Bagaimana mungkin seorang malaikat mematahkan hatiku

Mengapakah dia tak menangkapkan bagiku bintang yang jatuh
Ku berharap aku tak berharap separah ini
Mungkin tadinya aku berharap agar cinta kita terpisah

Bagaimana mungkin seorang malaikat mematahkan hatiku

Aku dengar wajahnya seputih hujan
Lunak seperti mawar yang baru berkembang di bulan Mei
Dia menyimpan fotonya di sebuah bingkai
Dan saat tidur dia memanggil namanya

Aku bertanya-tanya apakah dia membuatnya tersenyum
Sebagaimana aku dulu membuatnya tersenyum kepadaku
Ku berharap agar dia tak membuatnya tertawa
Karena tawanya adalah milikku

Bagaimana mungkin seorang malaikat mematahkan hatiku

Mengapakah dia tak menangkapkan bagiku bintang yang jatuh
Ku berharap aku tak berharap separah ini
Mungkin tadinya aku berharap agar cinta kita terpisah

Bagaimana mungkin seorang malaikat mematahkan hatiku

Oh jiwaku ini memati, ia menangis
Aku mencoba untuk mengerti
Mohon bantulah aku

Bagaimana mungkin seorang malaikat mematahkan hatiku

Mengapakah dia tak menangkapkan bagiku bintang yang jatuh
Ku berharap aku tak berharap separah ini
Mungkin tadinya aku berharap agar cinta kita terpisah

Bagaimana mungkin seorang malaikat mematahkan hatiku

--------------

Semoga Tuhan menyegerakan kepulihan dari hati baikmu itu, dan menghadiahkan kepadamu seindah-indahnya cinta dari pribadi yang memuliakanmu dan menggunakan keseluruhan hidupnya untuk membahagiakanmu.

Aamiin

Mario Teguh - Loving you all as always